Pernah mencoba untuk melupakanmu, melupakan semua hal tentang kamu.
Tapi sulit. Sangat sulit.
Cinta itu sulit untuk dimengerti, dan sangat berat untuk dilupakan.
Mencintaimu begitu menyakitkan, tetapi sangat indah jika dirasakan.
Mencintaimu dengan hati yang tulus sulit untuk mendapat senyuman, yang ada hanya air mata yang diluapkan.
Memang bukan hakku untuk membencimu disaat kamu merangkai kata yang indah untuk kekasih sesaatmu itu. Hanya emosi kecil yang ku pelampiaskan amarahku, tetapi sakit yang sangat perih ini susah untuk kukendalikan.
Entah apa itu yang kulihat dari wujudmu. Mungkin, sebuah senyuman kecilmu itu yang selalu meredakan hatiku.
Senyuman yang selalu kau sunggingkan dengan tidak sengaja ke padaku. Senyuman itu.. Yang membuat hatiku selalu tenang.
Sederhana. Yah, begitulah cintaku. Yang hanya melihat satu senyuman, senyumanmu yang mampu membuat perasaan ini tenang dengan sendirinya.
Apakah ini sebuah cinta yang gila? Mungkin.
Tetapi hatiku sama skali tidak ingin berjuang untuk memisahkan kalian. Tidak sama sekali. Hanya sebuah impian yang hanya di mimpi ketika tidur untuk memilikimu. Karena asal kau ketahui, cintaku ini dengan hati, bukan dengan obsesi.