Andai kamu tau, sesungguhnya aku merindukan kamu yang dulu, periang, dan slalu membuatku bahagia.
Aku seperti kehilangan kamu yang dulu, aku tak mengerti ada apa dan mengapa kamu berubah begitu cepat.
Dan aku sangat amat merindukan kamu yang tulus membalas sapaanku ketimbang perlakuanmu yang sekarang.
Aku merasa seperti mengobrol dengan orang asing, bukan dengan kamu yang dulu.
Aku tahu sekali kalau kamu sudah ada pengganti, dan aku sangat sakit ketika melihat kalimat yang kalian obrol kan.
Kalimat yang dulu pernah kita bicarakan, dan sekarang kalimat itu yang dipakai bahan pembicaraan kalian.
Aku merindukanmu yang dulu.. sangat merindukanmu..
Mungkin ini sangat berlebihan, tetapi seperti ini lah yang aku rasakan sekarang.
Aku mengalah, pura-pura tidak tahu, karna menurutku kau akan sadar sendiri, tetapi sampai sekarang kamu seperti ini, tidak ada perubahan.
Aku pun tidak ada hak untukmu berubah seperti semula, tetapi aku slalu mengingatkan dimana saat-saat kita bahagia bersama melalui tulisan yang slalu aku tulis di media social. Yang memang agak sedikit menyindirmu, tetapi mungkin kau tidak melihatnya, atau bahkan mungkin kau tidak menghiraukannya.
Dan perlu kau ketahui, aku sangat merindukanmu.. Sangat merindukanmu..
No comments:
Post a Comment