Kamu, kamu adalah seseorang yang aku anggap berwarna disetiap hariku. Iya, dan semua oranglah abu-abu. Di hatiku cuma ada kamu.
Kamu, tidak akan pernah hilang dari perasaanku.
Aku cukup tahu diri. Iya, aku tahu, kamu itu sebaliknya. Kamu yang anggap aku abu-abu, dan yang di sekelilingmu lah yang kamu anggap berwarna.
Aku sayang kamu. Dan kamu sudah tahu itu.
Aku tidak menuntutmu untuk membalas itu. Aku hanya ingin tahu, kau sama sepertiku atau tidak? Aku cukup tahu diri.
Entah apa itu yang ada di dalam hatimu siapa. Aku tidak terlalu perduli.
Aku hanya bisa menahan saja. Ketika kamu mengabaikanku. Dan kamu hanya menganggap dia.
Haruskah aku jadi dia agar aku dianggap berwarna di hatimu?
Tidak, aku tidak obsesi. Aku tidak menginginkan kamu untuk jadi milikku. Aku hanya ingin kamu menganggapku, berwarna seperti yang lainnya.
Kenapa kamu menyianyiakan orang yang jelas sayang padamu karna tulus, kamu hanya menganggap dia yang bukan bagian dari isi hatimu? Aku ingin seperti dia yang selalu dihubungi mu setiap waktu. Tapi dia tidak menganggapmu.
Kenapa kamu hanya menganggap dia berwarna, sedangkan dia menganggapmu abu-abu?
Aku seperti kamu. Yang hanya dianggap tidak ada oleh orang yang disayangi.
No comments:
Post a Comment